Follow by Email

Selasa, 01 Maret 2016

Penggolongan Surat menurut Wujudnya



Penggolongan surat menurut wujudnya

1. Surat bersampul
Surat bersampul adalah surat yang terdiri atas kertas surat berserta sampul/amplopnya. Isi surat bersampul boleh terdiri atas beberapa lembar kertas dengan berat maksimum tertentu sesuai dengan peraturan kantor pos. Bila berat sudah melebihi batas yang ditetapkan, perangkonya harus ditambah sesuai dengan daftar biaya yang telah ditentukan.

2. Kartu pos
Kartu pos adalah surat berbentuk kartu dengan ukuran 10 cm x 15 cm yang dikeluarkan kantor pos. Ada juga yang berukuran lebih besar, antara lain 15 cm x 20 cm yang dikeluarkan perusahaan swasta. Mengingat ukurannya yang terbatas, kartu pos hanya berisi berita singkat. Kartu pos laim dikirim tanpa amplop karena isinya tidak rahasia.

3. Warkat pos
Warkat pos adalah surat yang wujudnya berupa gabungan sampul dan kertas surat. Kertas warkat pos dibuat sedemikian rupa sehingga bila dilipat akan membentuk amplop. Ke dalam amplop warkat pos yang sekaligus merupakan lembaran isi surat tidak boleh dimasukkan benda apa pun.

4. Telegram dan teleks
Telegram berasal dari kata tele  yang berarti jauh, dan gram  yang berarti tanda yang tercetak. Jadi telegram adalah tanda/berita yang tercetak dari jarak jauh. Kata telex sebenarnya merupakan singkatan dari telegrafer exchange yang berarti pertukaran berita yang tercetak dari jarak jauh. Pesawat teleks juga disebut  teletypewriter atau teleprinter yang bermakna pengetik atau pencetak jarak jauh.

5. Memo dan nota
Memo dan nota adalah surat yang dipakai untuk keperluan intern suatu organisasi. Memo dan nota dipergunakan untuk meminta atau memberi informasi serta petunjuk antarpejabat dalam suatu kantor. Kertas untuk memo dan nota umumnya berukuran setengah folio atauu setengah kuarto

6. Surat tanda bukti
Surat tanda bukti adalah surat khusus yang umumnya berbentuk  formulir yang dipakai sebagai tanda bukti suatu kegiatan antara dua belah pihak atau untuk membuktikan keabsahan suatu hal. Wujudnya sangat beragam. Contoh: surat faktur, kuitansi, dan tanda terima.


Diposkan oleh YUDI HENDRA, S.Pd.  ,  Guru Bahasa Indonesia SMA IT Mutiara Duri, Riau

Sumber : Aneka Surat Sekretaris dan Bisnis Indonesia, Lamuddin Finoza

Duri,  2 Maret 2016


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar