Jumat, 01 Juni 2012

Cara Berdebat


Prinsip-prinsip debat mempengaruhi orang lain di luar kelompok
untuk menerima usul yang terpilih. Teknik yang satu tidak dapat
digantikan oleh yang satu lagi. Kedua-duanya mempunyai bidang masing-
masing yang tidak dapat dipertukarkan. Tujuannya mengajukan
serangkaian pertanyaan yang saling berhubungan.
Jika ingin mencapai tujuan yang sebenarnya dari suatu
perdebatan, Anda haruslah disokong dengan sebaik-baiknya oleh
beberapa hal. Dalam mengajukan pertanyaan, hendaklah Anda
perhatikan kaidah-kaidah berikut ini.
1. Mengetahui segala sesuatu mengenai usul yang akan
didiskusikan sebelum mengajukan pertanyaan kepada
pembicara.
2. Bersungguh-sungguh mencari informasi.
3. Janganlah ingin menguji pembicara.
4. Singkat dan tepat; rumuskanlah terlebih dahulu pertanyaan
baik-baik sebelum diajukan kepada sang pembicara.
5. Janganlah bertanya berbelit-belit sampai ke hal-hal kecil.
6. Bersihkanlah pertanyaan dari prasangka emosional.
7. Hindari pertanyaan yang bersifat menuduh, menyalahkan,
menggoda, mengusik, menggertak, menakut-nakuti, atau
membingungkan sang pembicara. Tunjukkanlah sikap yang
wajar, bukan sikap yang menipu.
8. Ajukan pertanyaan untuk memperoleh informasi,
menjernihkan suatu masalah, mencari penjelasan penalaran
yang terlibat, ataupun meninjau kembali fakta yang telah
dikemukakan oleh pembicara.
9. Hindarkanlah jauh-jauh cara berpikir yang menyesatkan,
yang tidak masuk akal; hindari pertanyaan yang disengaja
untuk mendemonstrasikan keterampilan sendiri.
Orang yang berdebat saling mempertahankan argumennya
masing-masing dengan disertai alasan yang kuat. Misalnya, ada
permasalahan perkiraan produksi padi tahun ini. Setiap orang
pasti mempunyai pendapat yang berbeda mengenai hal ini.
Contoh:
A : Menurut saya, produksi padi tahun ini akan relatif
lebih bagus karena didukung oleh cuaca yang
membaik dan pasokan air yang memadai.
B : Menurut saya, pendapat Anda salah besar. Cuaca
akhir-akhir ini sangat buruk. Angin kencang dapat
merusak tanaman padi. Hal ini akan berpengaruh padi
hasil panen para petani.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar