Jumat, 01 Juni 2012

Frasa


Frasa merupakan gabungan kata yang bersifat nonpredikatif atau lazim disebut juga gabungan kata yang mengisi salah satu fungsi sintaksis (subjek, objek, pelengkap, keterangan) di dalam kalimat. Frasa itu dapat dibedakan menjadi frasa berdasarkan kategori dan konstruksi. Jenis frasa berdasarkan kategori sebagai berikut.
  1.  Frasa nominal merupakan frasa yang memiliki distribusi yang sama dengan kata nominal. Contohnya,
Rasuna Said termasuk kaum muda yang berpikiran maju. 
Frasa kaum muda termasuk golongan frasa nominal. Begitu juga frasa  baju baru  termasuk golongan frasa nominal.
Contoh lainnya yaitu:
• gedung sekolah
• rumah bersih
2.  Frasa verbal merupakan frasa yang memiliki kesamaan distribusi dengan kata verbal. Contohnya,
a pernah belajar pada Associated Command and General Staff College.
 Kata belajar termasuk golongan verba. Oleh karena itu, frasa pernah belajar termasuk golongan frasa verba.
3.  Frasa bilangan merupakan frasa yang mempunyai distribusi yang sama dengan kata bilangan. Contohnya,  tiga ekor, lima botol, dan sepuluh lembar.
4.  Frasa keterangan merupakan frasa yang memiliki distribusi yang sama dengan kata keterangan. Contohnya,  tadi pagi, kemarin pagi.
5.  Frasa depan merupakan frasa yang terdiri atas kata depan sebagai penanda, diikuti oleh kata/frasa aksinya. Contohnya, di sebuah rumah, sejak tadi pagi. Nah, dapatkah kamu menunjukkan contoh lainnya?

1.  Frasa eksosentrik merupakan frasa yang komponen-komponennya tidak berperilaku yang sama dengan keseluruh-annya. Misalnya, frasa di sekolah, yang terdiri atas komponen di dan sekolah. Frasa ini dapat mengisi fungsi keterangan, misalnya dalam kalimat berikut.
             Rini berdagang di sekolah.
 Baik komponen di atau sekolah tidak dapat menduduki fungsi keterangan dalam kalimat tersebut. Akhirnya, kalimat pun tidak berterima jika keduanya dipisahkan dan menduduki salah satu fungsi dalam kalimat. Contohnya,
  Rini berdagang di
  Rini berdagang sekolah
2.  Frasa endosentrik merupakan frasa yang komponen-komponennya berperilaku yang sama dengan keseluruhannya. Jadi, salah satu komponennya dapat menggantikan kedudukan keseluruhannya.
Contohnya, frasa sedang menyapu dalam kalimat berikut.
   Paman sedang menyapu di halaman.
   Paman menyapu di halaman.
Adapun frasa berdasarkan konstruksi dapat dibedakan menjadi dua, yakni frasa eksosentrik dan frasa endosentrik. Berikut ini uraiannya.
Selain itu, ada pula frasa yang memiliki makna ambigu atau makna ganda. Perhatikanlah kalimat berikut!
 rang tua sedang membersihkan rumah.
Kata  orang tua memiliki makna ganda yakni orang yang tua atau 'ibu-bapak'. Hal ini akan menimbulkan penafsiran ganda jika tidak diberikan keterangan yang mendukung, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar